Ad Clicks : Ad Views :
img

Penjelasan Lengkap Sejarah Bola Voli Dunia dan Indonesia

/
/
/
325 Views

Sejarah Bola Voli – Permainan bola voli adalah olahraga yang bisa dimainkan oleh dua tim yang saling berlawanan. Tiap tim memiliki jumlah 6 pemain yang masing-masing mempunyai peran berbeda-beda.

Ada juga variasi dari permainan bola voli yang hanya dimainkan oleh masing-masing tim dua orang saja yaitu voli pantai. Sesuai namanya, permainan ini dimainkan juga di pantai dengan Alaskan pasir pantai.

Dalam memainkan olahraga voli menggunakan dua tangan atau boleh juga menggunakan kaki ketika sedang mendesak, bisa juga disundul menggunakan kepala jika memang diperlukan.

Panjang lapangan voli adalah 18 meter dengan lebar 9 meter. Jarak batas garis serang untuk pemain yang posisinya di belakang adalah 3 meter diukur dari garis paling tengah atau sejajar dengan net.

Bola voli yang digunakan dalam permainan ini mempunyai diameter 65 hingga 67 cm. Beratnya 260 hingga 280 gram dan mempunyai tekanan udara di dalamnya sekitar 4,26 hingga 4,61 psi.

System poin yang dipakai dalam permainan ini adalah ketika bola berhasil menembus pertahanan lawan dan jatuh pada area lawan maka ini akan dihitung sebagai poin, atau jika bola jatuh pada luar lapangan maka lawan yang akan memperoleh poin tersebut.

Olahraga bola voli diawasi oleh FIVB (Federation Internationale de Volleyball) yang berdiri pada tahun 1948 sebagai pusat organisasi yang mempunyai anggota 15 negara di dunia. Sedangkan di Indonesia di bawah naungan PBVSI (Persatuan Bola Seluruh Indonesia).

1. Sejarah Bola Voli Dunia

Sejarah Permainan Bola Voli Dunia
gameo.org

Pada awal ditemukanya oleh seorang instruktur olahraga bernama William G. Morgan, permainan bola voli ini di beri nama mintonette, sebagai olahraga untuk mengisi waktu luang saja.

Sama dengan James Naismith, William G morgan juga mendedikasikan hidupnya untuk menjadi seorang instruktur kesehatan jasmani. William G. Morgan adalah lulusan dari Springfield College of YMCA, ia menciptakan olahraga ini empat tahun setelah diciptaknaya permainan bola basket oleh James Naismith.

Permainan ini awalnya dimainkan hanya di dalam ruangan saja dan hanya diperuntukan untuk orang yang tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini dibuat tidak seaktif permainan bola basket.

Sebenarnya permainan bola voli mengambil karakteristik dari permainan olahraga lain seperti handball, baseball, basket dan tenis. Dari 4 jenis olahraga itu William akhirnya menemukan permainan voli ini.

Peraturan pertama yang ditetapkan oleh morgan ialah bola voli membutuhkan net dengan tinggi 6 kaki danĀ ukuran lapangan 25 kaki x 50 kaki dengan pemain berjumlah tidak ditentukan.

Nama mintonette dirubah menjadi volleyball adalah ketika dilakukan demonstrasi pertandingan pertama kali di International YMCA Training School pada tahun 1896.

Dr. Luther Halsey Gulick sebagai Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus menjabat sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA mengundang Morgan dan memintanya untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan.

Pada sebuah konferensi yang diselenggarakan di kampus YMCA, springfield tersebut juga dihadiri oleh para pakar instruktur pendidikan jasmani. Pada kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang tiap tim memiliki anggota 5 orang.

Penggunaan bola voli secara resmi yang dipakai dalam permainan ini mengakibatkan perdebatan, karena banyak yang berspekulasi bahwa spalding menciptakan bola resminya yang pertama pada tahun 1896, sementara banyak juga yang percaya bola 0tersebut dibuat pada tahun 1900.

Aturan-aturan yang digunakan juga banyak yang telah berubah, seperti di Filipina pada tahun 1916, dimana mereka memperkenalkan spike dan tenaga dari set.

Pada tahun 1917, awalnya permainan ini membutuhkan 21 poin untuk bisa menang kemudian dirubah menjadi 15 poin saja.

Kemudian sekitar tahun 1919, pasukan ekspedisi milik Amerika Serikat mendistribusikan bola sebanyak 16.000 untuk permainan ini kepada tentara dan para sekutu mereka. Hal ini mengakibatkan meningkatnya keterterikan tehadap jenis olahraga ini di Negara-negara lain.

Sekitar pada tahun 1920 untuk ke tiga kalinya Filipina menciptakan aturan baru lagi yang melarang untuk memukul bola dari barisan belakang.

Negara luar amerika yang untuk kali pertamanya menorehkan sejarah awal permainan bola voli adalah kanada pada tahun 1900. Setelah dibentuknya sebuah federasi internasional untuk bola voli, yaitu Federation Internationale de Volleyball (FIVB) dan kejuaraan dunia pertama untuk pria diadakan pada 1949 sedangkan bagi wanita pada tahun 1952.

Kala itu olahraga ini telah popular di Brazil, italia, Belanda dan beberapa Negara eropa bagian timur seperti Rusia, tiongkok, Amerika Serikat dan daerah lain di benua Asia.

Kemudian pada tahun 1987, sebuah variasi dari permainan ini mulai diendorse oleh FIVB yaitu bola voli pantai yang hanya dimainkan oleh dua orang masing-masing tim.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Bulu Tangkis Dunia dan Indonesia

2. Sejarah Bola Voli di Olimpiade

Olimpiade Bola Voli
www.fivb.org

Awal mula munculnya permainan bola voli di olimpiade yaitu pada olimpiade musim panas yang diadakan di Paris pada tahun 1920, kala itu bola voli dimainkan hanya sebagai demonstrasi olah raga amerika saja.

Nah, kemudian baru ketika perang dunia II selesai dan FIVB didirikan, permainan bola voli masuk dalam pertimbangan olah raga yang ada dalam olimpiade.

Pada tahun 1957, sebuah turnamen diselenggarakan pada acara IOC ke-53 di Sofia, Bulgari, untuk menerima permintaan FIVB dan alhasil kompetisi tersebut sangat sukses hingga menjadikan permainan bola voli masuk dalam kategori cabang olahraga di olimpiade 1964.

Pada mulanya, turnamen olimpiade bola voli adalah sebuah kompetisi yang sederhana, yaitu setiap tim akan melawan satu sama lain dan dinilai berdasarkan jumlah menang, rata-rata set dan rata-rata poin.

Kekurangan dari system round-robin ini adalah pemenangnya mudah untuk diprediksi, bahkan sebelum permainan berakhir, sehingga berdampak berkurangnya minat penonton karena mereka sudah bisa menduga siapa yang akan menang dalam olimpiade tersebut.

Setelah dievaluasi, system kompetisi akhirnya dirubah menjadi dua fase dengan tambahan eleminasi pada babak akhir yang meliputi perempat final, semi final dan terakhir babak final. Perubahan system tersebut terjadi pada tahun 1972.

Semenjak tahun 1964, jumlah tim yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan permainan bola voli terus meningkat. Pada tahun 1996, terdata sebanyak 12 negara yang selalu ikut dalam kompetisi, baik itu tim wanita atau tim laki-laki.

Setiap konfederasi bola voli dari lima benua akan selalu mempunyai minimal satu federasi nasional yang berpartisipasi dalam olimpiade ini.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Sejarah Pramuka Indonesia

3. Sejarah Bola Voli di Indonesia

Sejarah Voli Indonesia
www.kompasiana.com

Sejarah perkembangan bola voli di Indonesia dimulai sekitar tahun 1982 pada masa penjajahan belanda. Indonesia baru mengenal permainan bola voli ketika belanda mulai mendatangkan guru-guru pendidikan jasmani untuk mengembangkan olahraga voli dan cabang olah raga lainya.

Namun, selain dari guru-guru pendidikan jasmani tersebut, tentara belanda juga ikut berperan dalam pengembangan bola voli di Indonesia dengan dengan sering bermain di lapangan-lapangan terbuka dan juga sering mengadakan pertandingan antar kompeni-kompeni belanda sendiri.

Permainan bola voli di Indonesia berkembang cukup signifikan di seluruh masyarakat wilayah Indonesia. Sehingga pada saat itu mulai muncul klub-klub voli besar di setiap kota di seluruh Indonesia.

Kemudian karena peristiwa tersebut mulai dibentuk PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) pada tanggal 22 Januari 1995 yang didirikan di Ibu Kota Jakarta dan sekaligus diadakannya kejuaraan tingkat nasional untuk pertama kalinya.

PBVSI sangat gencar dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan, baik di dalam negri ataupun di luar negeri hingga saat ini.

Perkembangan bola voli di Indonesia terlihat sangat menonjol ketika menjelang Asian Games IV pada tahun 1962 dan Ganefo I pada tahun 1963 di Jakarta, baik untuk voli kategori pria ataupun wanita.

Pertandingan bola voli masuk acara resmi di Jakarta PON II pada tahun 1952 dan POM I di Yogyakarta pada tahun 1951.

Kemudian pada tahun 1962 perkembangan bola voli semakin pesat dengan munculnya klub-klub yang cukup kuat di seluruh tanah air.

Untuk prestasi dari olahraga bola voli Indonesia, PBVSI telah mengutus tim bola junior di kejuaraan dunia yang berlokasi di Athena, Yunani pada tanggal 3-12 september pada tahun 1989.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *