Ad Clicks : Ad Views :
img

Penjelasan Proses Terjadinya Petir, Penyebab Terjadinya Petir dan Penangkalnya

/
/
/
545 Views

Proses Terjadinya Petir – Ketika hujan turun, kita sering mendengar suara gemuruh yang sangat kencang, bahkan terkadang membuat kita kaget, karena suaranya begitu keras dan tiba-tiba. Fenomena tersebut merupakan fenomena alam yang biasa dikenal sebagai petir, halilintar atau kilat.

Pertanyaanya, apa yang menyebankan terjadinya petir? Apakah petir berbahaya? Untuk menjawabnya mari simak penjelasan proses terjadinya petir berikut.

Fenomena terjadinya petir adalah fenomena alam yang disebabkan listrik statis yang menghasilkan energy listrik yang super besar. Bahkan besarnya energy listrik tersebut mampu mencapai jutaan volt.

Petir adalah fenomena alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kapasitor berukuran super besar, dimana lempeng pertama adalah awan (lempeng positif atau lempeng negative) den lempeng ke dua ialah bumi (netral).

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa kapasitor adalah komponen pasif pada rangkaian listrik yang dapat menyimpan energy sementara (energy storage). Petir juga bisa saja terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana awan yang satu bermuatan positif dan awan yang lain bermuatan negative.

Jika petir tersebut menyambar, ia mampu menghancurkan benda yang disambar tersebut. Misal ketika petir menyambar sebuah pohon, maka pohon tersebut akan terbakar dan menjadi hangus seketika lalu kemudian mati atau bisa juga menyambar bangunan atau bahkan manusia.

# Proses Terjadinya Petir

proses terjadinya petir

Petir adalah fenomena alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kapasitor berukuran super besar, dimana lempeng pertama adalah awan (lempeng positif atau lempeng negatif) dan lempengan kedua ialah bumi (netral).

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa kapasitor adalah komponen pasif pada rangkaian listrik yang dapat menyimpan energy sementara (energy storage). Petir juga bisa saja terjadi dari awan kea wan (intercloud), dimana awan yang satu bermuatan positif dan awan yang lain bermuatan negatif.

Ketika terjadi petir, kita melihat cahaya kilatan yang sangat terang, namun hanya beberapa detik. Setelah itu akan disusul dengan suara gemnuruh yang sangat kencang. Mengapa suara petir lebih lambat dari pada kilatan cahanya?

Kecepatan cahaya melebihi kecepatan rambatan suara di udara. Oleh karena itu ketika terjadi petir kilatan tersebut akan nampak, baru kemudian disusul dengan suara gemuruhnya.

Perbedaan waktu kemunculan ini dikarenakan terdapat perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya. Cahaya mampu merambat lebih cepat 186.000 mil atau 299.338 km per detik. Jika dibandingkan dengan suara sekitar 700 mil atau 1.126 km per jam. Sehingga suara gemuruh terdengar beberapa saat setelah terjadinya kilatan cahaya petir.

Pada proses terjadinya petir, awan di langit memiliki muatan positif dan ada juga yang bermuatan negatif. Sedangkan bumi memiliki muatan netral. Karena terdapat perbedaan potensial antara bumi dan awan maka hal ini mengakibatkan terjadinya petir.

Karena awan yang terus menerus bergerak dengan bantuan angin, awan yang bermuatan positif akan mengepul  dengan awan yang bermuatan negatif.

Muatan positif awan bisa berada pada bagian atas awan atau bisa juga berada pada bagian bawah awan. Begitu juga dengan sebaliknya, jika muatan negative berada di atas maka muatan positifnya berada dibagian bawah awan.

Ketika terjadi beda potensial yang cukup tinggi antara awan dan bumi, maka awan akan melepaskan muatan negatifnya agar tetap terjadi keseimbangan muatan. Elektron atau muatan positif yang mengalir ke bumi itulah yang disebut sebagai petir atau halilintar.

Proses lompatan electron tersebut dibantu dengan adanya media udara. Kemudian suara petir tersebut berasal dari lompatan electron melalui media udara tadi. Lompatan electron yang berupa bunga api tersebut sangatlah besar dan sangat panas.

Ketika bunga api tersebut melewati atau membelah udara, otomatis udara akan mengalami pemuaian. Pemuaian yang terjadi secara tiba-tiba atau terjadi dalam waktu yang sangat cepat itulah yang mengakibatkan suara gemuruh petir.

# Penyebab Terjadinya Petir

Ketika ion bebas yang mempunyai muatan negatif dan muatan positif jadi satu. Awan yang bergerak karena tiupan angin akan mengalami pergesekan dengan awan lainya den menyebabkan terjadinya ionisasi dikarenakan titik-titik air yang berubah menjadi gas mengalami penguapan atau sebaliknya.

Kita lihat di langit pergerakan awan, terdapat kumpulan awan yang besar dan ada juga kumpulan awan yang kecil. Ketika mereka bertemu akan mengakibatkan perbedaan potensial yang cukup tinggi.

Pada saat terjadi perbedaan potensial yang sangat tinggi inilah  electron akan terlepas ke permukaan bumi untuk menyeimbangkan muatan sehingga terjadilah petir. Keseimbangan jumlah muatan negative di awan, sedangkan muatan positif di bumi.

# Penangkal Petir

alat penangkal petir
www.vatgia.com

Petir merupakan fenomena alam yang sangat berbahaya, bahkan pohon yang berukuran besar jika terkena petir akan terbakar dan berubah menjadi gosong. Oleh karena itu, agar hal ini tidak mengenai manusia atau bangunan, maka diciptakanlah alat untuk menangkal petir tersebut.

Ada beberapa metode untuk menlindungi diri maupun lingkungan sekitar dari sambaran petir. Metode yang paling sederhana dan yang paling efektif adalah metode sangkar faraday. Yaitu melindungi area yang hendak diamankan dengan memakai konduktor yang dihubungkan langsung dengan bumi.

 

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Petir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *