Ad Clicks : Ad Views :
img

Ma’had Usman Bin Affan

/
/
/
127 Views

Bismillahirrahmanirrahim..

Mahad Usman Bin Afan – Pada pertengahan 2011 saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan saya tingkat yang lebih tinggi. Pada waktu itu saya terilhami untuk mengambil jurusan yang berhubungan dengan agama islam, tepatnya jurusan ekonomi syariah.

Tapi saya masih agak ragu. Naah, terus saya konsultasikan kepada guru saya untuk meminta pendapatnya, kira-kira apakah jurusan ini tepat buat saya.

Kemudian dijelaskan panjang lebar dan akhirnya guru saya malah memberikan saran untuk ngambil jurusan Bahasa Arab Dirosah Islamiyah, di Mahad Usman Bin Affan Jakarta Timur.

Kemudian saya berfikir kira-kira saya bisa nggak ngikutin mata pelajaranya, karena saya menganggap bahwa bahasa arab itu sulit untuk dipelajari, pada waktu itu.

Selang beberapa hari setelah meminta petunjuk Allah saya pun memutuskan untuk berani mencoba hal baru tersebut yang menurut saya merupakan mata pelajaran yang lumayan sulit.

Pertengahan tahun 2011 saya mendaftar ke Ma’had Usman Bin Affan. Hari berikutnya saya mengikuti test penempatan kelas dan alhamdulillah banyak soal yang tidak keisi karena memang banyak yang gak faham, boro-boro faham, baca nya aja gak bisa, tulisanya tuh klo orang bilang tulisan arab gundul alias nggak ada harokatnya, jadi yaa ala kadar aja ngerjainya.hee.

Di Ma’had ini tidak ada test penerimaah siswa baru. Test penerimaan siswa baru dengan test penempatan kelas sangat berbeda. Kalo test penerimaan siswa baru, bagi yang tidak lulus test maka dia tidak akan di terima di kampus tersebut, tapi kalo test penempatan kelas seluruh siswa yang mendaftar dengan kuota tertentu akan di terima tetapi di bedakan berdasarkan kemampuan, sesuai nilai test tersebut.

Saya pun diterima dan berada di kelas tamhidi kelas paling dasar. Di kelas tamhidi ini saya sangat senang karena bisa berkumpul dengan orang-orang yang menurut saya mereka itu adalah orang-orang hebat, orang-orang pilihan Allah.

Sebagian banyak kelas ini di huni orang-orang yang memang tidak banyak tahu tentang bahasa arab, tetapi mereka mempunyai azzam yang kuat dalam menuntut ilmu, terutama ilmu agama.

Kita berusaha mempraktikan pelajaran yang sudah kami terima dengan cara, bercakap-cakap dengan bahasa arab, meskipun masih banyak yang salah. Kunci dari mempelajari bahasa arab adalah yang penting PeDe, ngomong apa aja terserah, mo bener mo salah yang penting ngomong pake bahasa arab.hee.

Saya sangat merasa bersyukur ketika saya bisa belajar di Ma’had Usman Bin Affan tersebut, banyak sekali hal-hal baru yang saya pelajari di tempat ini dan semua hal yang saya pelajari di Ma’had ini merupakan hal-hal yang kita praktekan setiap hari.

Dari mulai Fiqih ibadah, tafsir, adab, sirah nabawiyah dll. Yang menurut saya itu semua adalah ilmu-ilmu dasar yang harus di fahami setiap individual muslim untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika seorang muslim melakukan ibadah maka dia harus faham ilmunya, tata cara ibadah tersebut, hukum-hukum dalam menjalankan ibadah tersebut, mana yang wajib mana yang sunah, mana yang halal dan mana yang haram dst.

Dan jika seorang muslim telah faham ilmu-ilmu agama nya, maka dia harus berusaha untuk menjalankanya. Dua hal ini lah yang harus ada pada individual seorang muslim. Ilmu agama dan menjalankan apa yang telah di pelajari dengan istiqomah.

Di Ma’had ini, setiap akhir semester menjelang ujian, diadakan musabaqoh (kompetisi) dari mulai musabaqoh khutbah, khutbah sya’ir, futsal, tenis meja dll. Setiap kelas harus mempunyai perwakilan di masing-masing cabang musabaqoh. Saya pun ikut musabaqoh futsal, karena hanya cabang musabaqoh itu yang lumayan saya kuasai.

Alhamdulillah belom pernah dapet juara satu, mentok-mentok cuman jadi runner up aja. Yaa, lumayanlaah yang penting dapet hadiah. Hee.

Yaa itulah sepenggal kisah singkat saya ketika kuliah bahasa arab di Mahad Usman Bin Affan. Yang pertama, saya ucapkan jazzakallah khoiron kepada para asatidz di sana. Kemudian semoga teman-teman seperjuangan saya selalu di rahmati Allah. Amiin.

11061657_1069701559712867_1578954773913376073_n

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *